| SELAMAT DATANG DI WEBSITE KUTAWARU BERSATU | DENGAN SEMANGAT PERJUANGAN MARILAH KITA BERSATU DEMI MENGGAPAI HARAPAN YANG LEBIH BAIK LAGI |

Banner 468 x 60px

Pelopor Pemersatu Karang Taruna Adhitya Karya & Karang Taruna Wiratama Jaya Kelurahan Kutawaru " TINGGALKAN YANG DULU, KERJAKAN YANG BARU , PEMUDA BERKARYA KUTAWARU MAJU "
 
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juli 2025

Karang Taruna Adhitya Karya Hadirkan Akses Internet Bersama Radja Wifi di Kutawaru


Karang Taruna Adhitya Karya Hadirkan Akses Internet Bersama Radja Wifi di Kutawaru


Cilacap, 7 Juli 2025 – Karang Taruna Adhitya Karya Kelurahan Kutawaru meluncurkan program kemitraan dengan penyedia internet lokal, Radja Wifi, untuk memperluas akses digital di lingkungan warga.


📶 Tujuan Program


  1. Penyediaan hotspot publik di pusat kegiatan Karang Taruna dan ruang-ruang komunitas.

  2. Pelatihan literasi digital bagi pemuda dan warga sekitar.

  3. Pemanfaatan teknologi untuk edukasi dan kesejahteraan, seperti akses materi sekolah dan informasi lapangan pekerjaan.


Dukungan dan Antusiasme Warga


Feedback positif dari masyarakat terlihat di media sosial komunitas: 

“Feedback dari RADJA WIFI kembali untuk lingkungan wilayah kelurahan Kutawaru.” 

“Yang muda dipaksa berkarya, yang tua yang berkuasa.” 

Komentar ini sekaligus menyoroti semangat generasi muda yang ingin mandiri dan produktif, dibantu oleh akses internet yang cukup.


Peran Karang Taruna


Sebagai motor penggerak, Karang Taruna Adhitya Karya akan:

  • Mengelola jaringan internet dan mengawasi penggunaannya.

  • Mengadakan workshop digital—mulai dari cara mengakses informasi, menggunakan platform edukasi, hingga tata krama berselancar internet.


Harapan Program


  • Pemerataan akses informasi: Warga yang kurang mampu atau berada di perekonomian bawah kini bisa mengakses internet secara gratis.

  • Pemberdayaan komunitas: Generasi muda diharapkan lebih kreatif dalam mengembangkan usaha online, belajar, dan berkegiatan produktif.

  • Kolaborasi berkelanjutan: Hubungan positif antara Karang Taruna, Kelurahan, dan penyedia layanan lokal seperti Radja Wifi membuka peluang kerja sama skala lebih luas—misalnya layanan digital kelurahan, pelaporan warga via online, dan lainnya.



Lonjakan Digital di Kutawaru


Program ini menjadi langkah konkret pemuda Karang Taruna menggencarkan inovasi sosial lewat teknologi. Sinergi antara komunitas lokal dan pelaku usaha digital seperti Radja Wifi membentuk fondasi kuat untuk mengakselerasi kemajuan desa digital.


Apabila diperlukan, program ini masih bisa dikembangkan melalui:

  • Evaluasi pemakaian hotspot secara berkala;

  • Perluasan jangkauan jaringan hingga tiap RT/RW;

  • Pencarian sponsor atau hibah teknis untuk peningkatan kecepatan dan perangkat wifi.


Dengan semangat "yang muda dipaksa berkarya," Karang Taruna Adhitya Karya bersama Radja Wifi membuktikan bahwa akses internet bisa menjadi gerbang menuju peluang dan kesejahteraan di Kutawaru.


Read more...

Kamis, 27 Oktober 2022

Tempat Wisata Yang Wajib Kamu Kunjungi Bila Sedang Berada Kutawaru !

Tempat Wisata Yang Wajib Kamu Kunjungi Bila Sedang Berada Kutawaru.

 
1. Dermaga Bahari Kutawaru 
 
Dermaga Bahari Kutawaru merupakan salah satu tempat utama untuk sekedar melepas penat warga masyarakat kutawaru, yang mana di situ apabila malam hari tersimpan pemandangan yang indah dengan background kerlap kerlip lampu dari PT. Kilang Pertamina Internasional, Untuk menuju lokasi dari arah cilacap langsung saja naik prau dari Penyebrangan Kalipanas Banjaran -+ 15 menit sampailah di Dermaga Bahari Kutawaru.
 







2. Kampoeng Kepiting
 
Kampoeng Kepiting Adalah Paket lengkap wisata di Kelurahan Kutawaru yang berbasis bahari, seperti susur sungai, kolam pancing, kidz zone nature study, hingga olahan kepiting sebagai kuliner khas. , Kampoeng Kepiting sendiri merupakan UMKM Binaan CSR dari PT. Kilang Pertamina Internasional,RU IV Cilacap satu - satunya wisata di Kelurahan Kutawaru berhasil meraih penghargaan Satria Brand Award (SBA) 2022 kategori Tempat Wisata UMKM Terbaik Pilihan Jawa Tengah.
 
 
 


 



3. Guma Tirta Karya (GTK)
 
Guma Tirta Karya (GTK) Merupakan tempat wisata yang berada diujung kulon atau ujung barat wilayah kelurahan kutawaru, di GTK pengunjung dapat menikmati keindahan alam bisa mengambil spot foto dengan berlatarkan pulau nusakambangan dan juga sungai segara anakan yang delilingi hutan magrove yang indah.
 
 
 


 
 
 




 



Read more...

Selasa, 17 Maret 2020

Bupati Cilacap Kunjungi Obyek Wisata Kutawaru, Ini Peran Babinkamtibmas

Cilacap - Kutawaru merupakan satu kelurahan di wilayah kecamatan cilacap tengah, di tempat ini tersimpan beragam potensi alam yang menarik sehingga layak untuk di kunjungi. Terbilang baru, Kutawaru kini mulai berbenah menjadi salah satu destinasi wisata. Apa yang menjadi harapan warga nampaknya semakin nyata dengan adanya kunjungan Bupati

Cilacap beserta rombongan ke lokasi ini. Babinsa Kutawaru, Koramil 01 Cilacap Serda Dalmuji sebagai unsur pembina di wilayah tersebut adalah satu orang yang memiliki peran penting dalam pengembangan potensi baik SDA maupun SDM di Kelurahan Kutawaru, Sabtu (14/3).
Selain itu keberhasilan dalam pembentukan kawasan wisata juga tak terlepas dari peran PT. Dynamix yang dulu dikenal dengan sebutan PT. Holcim melalui program CSRnya.
Babinsa Kutawaru Serda Dalmuji mengatakan Kelurahan Kutawaru sejak dari tahun 2009 memang telah menjadi binaan dari program CSR PT. Dinamix Tbk. Selain sektor pariwisata, kini kelurahan ini semakin matang dalam melengkapi keterampilan warganya.
“Hal ini telah tampak dari beberapa program yang telah menunjukan hasil dan menjadikan warga memiliki sumber penghasilan. Diantaranya adalah program Batik Kutawaru, peternakan kambing, pengolahan minyak kayuputih dan peternakan kepiting soka,” katanya.
Kedatangan Bupati beserta rombongan diantaranya Kabag Umum Drs. Agung W, Kepala Disporapar Drs.Heroe Harjanto, MM, Kabag Perekonomian Arida Pujiastuti, Humas Protokol Nana Fitriawan, Kepala PHPRI Amin, Kepala Cabang BI Purwokerto bpk Samsul Hadi, Camat Cilacap Tengah Bambang Eijoseno,S Sos Msi, Manager PT. SBI Kusdiharjo, Lurah Kutawaru Slamet, Babinsa Sertu Dalmuji, Babinkamtibmas dan Kasitrantibun Cilteng Yusup Kuncoro, tampaknya semakin menguatkan eksistensi Kelurahan Kutawaru sebagai daerah wisata baru.
Hal ini dibenarkan Lurah Kutawaru Slamet. Menurutnya kedatangan Bupati dan rombongan ke wilayahnya adalah untuk melakukan survey terhadap kelayakan dan kesiapan Kutawaru sebagai destinasi baru Cilacap.
“Kini sebuah wahana swafoto juga telah direalisasikan untuk melengkapi wisata malam di Segara Anakan, yaitu sebuah tempat yang terbuat dari bambu yang dijadikan untuk swafoto. Tempat ini biasa dinikmati pada siang maupun malam hari, indahnya malam akan lebih memukau saat terpancar lampu-lampu dari kilang pengolahan Pertamina yang indah,” ujarnya.

Sumber   : Sumatrapost
Read more...

Rabu, 13 Februari 2019

Peringatan Hari Jadi Kelurahan Kutawaru Ke 23 Berlangsung Meriah

Peringatan Hari Jadi Kelurahan Kutawaru Ke 23 Berlangsung Meriah.


Kutawaru Bersatu – Peringatan hari jadi Kelurahan Kutawaru berlangsung meriah, Sabtu (02/02/2019) bertempat di Lapangan Krida Mandala dan halaman Pendopo Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Kegiatan peringatan yang bertajuk Kirab Budaya ini dalam rangka memperingati hari jadi Kelurahan Kutawaru yang ke 23 dan dimeriahkan oleh sekitar 400 orang. Adapun peserta pawai Kirab Budaya Hari jadi Kutawaru ke 23 antara lain musik tradisional kentongan, kuda lumping serta hiburan masyarakat lainnya.

Menurut Ketua LPPMK Kutawaru, Bedi Kurniawan saat menghadiri hari jadi Kelurahan Kutawaru ke 23 mengajak masyarakat agar pada momentum peringatan hari jadi tersebut berpesan jangan lupakan pepatah bung karno yaitu, jangan sekali - kali melupakan jas merah, kalau kita ingin mencintai desa kita, kita harus tahu sejarahnya dulu, sekaligus untuk mengenang apa yang telah diperjuangkan, sehingga Kutawaru bisa menjadi wilayah yang lebih maju.

“Kita harus bisa mengenang dan juga mengetahui sejarah sesungguhnya apa yang melatar belakangi pembentukan Kelurahan Kutawaru,” Ujar Bedi.

Kegaiatan dihadiri, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Manager CSR Pertamina, Holcim, Forkompimcam Cilacap Tengah, Tim penggerak PKK, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda se Kelurahan Kutawaru, Mahasiswa KKN UNS, serta Masyarakat setempat.


Editor   : Erik Stiyanto
Read more...

Selasa, 27 November 2018

Bupati Cilacap Melantik 308 Pejabat Fungsional.

Bupati Cilacap Melantik 308 Pejabat Fungsional.




Cilacap - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melantik dan mengambil sumpah 308 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Pejabat fungsional yang dilantik merupakan mereka yang diangkat setelah berlakunya PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dalam PP tersebut, tiap PNS yang dilantik menjadi Pejabat Fungsional wajib diambil sumpahnya sesuai agama atau kepercayaannya terhadap Tuhan YME. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Wijayakusuma Cilacap, Rabu (28/11/2018). 

Rinciannya, Analis Keuangan Pusat dan Daerah 2 orang, Arsiparis 1 orang, Auditor 7 orang, Bidan 258 orang, dan Epidemolog Kesehatan 1 orang.

Kemudian Pengawas Sekolah 24 orang, Penilik 4 orang, Perawat Gigi 1 orang, dan Polisi Pamong Praja 10 orang. Dalam sambutannya, Bupati berharap pelantikan ini dapat menambah ritme kinerja Pemkab Cilacap, yang kini terus berupaya melakukan pembenahan baik sarpras maupun kualitas SDM.

“Oleh karena itu, Saudara dituntut mampu mengembangkan pola pikir dinamis, kritis, dan inovatif, serta mengedepankan semangat korsa dan etos kerja yang tinggi. Sehingga tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan baik”, kata Bupati.

Bupati menambahkan, pengembangan karir PNS kini tidak harus pada jabatan struktural. Sebab jabatan fungsional juga memiliki butir kegiatan yang dapat diamati, terukur, dan dapat dikembangkan secara spesifik terkait hasil kerja sesuai peran, fungsi, dan jabatannya.

“Oleh karena itu saya meminta kepada pejabat fungsional terlantik agar dapat menjadi PNS yang memiliki kompetensi, kinerja, produktivitas tinggi, selalu berinovasi, dan mengedepankan kualitas layanan publik”, tegas Bupati.

Usai melantik dan mengambil sumpah para Pejabat Fungsional, Bupati menandatangani berita acara pelantikan. Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati kepada para terlantik, diikuti Wakil Bupati Syamsul Aulia Rachman, Sekda Farid Maruf, staf ahli, para asisten, dan pejabat lingkungan Setda Cilacap.(dony/kominfo)


Sumber    : Cilacapkab.com

Editor       : Erik Stiyanto






Read more...

Kamis, 08 November 2018

368 Peserta Lulus Passing Grade Seleksi CPNS.

368 Peserta Lulus Passing Grade Seleksi CPNS.

 

 

CILACAP, - Hanya ada sebanyak 4,5 persen atau 368 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD) memenuhi passing grade. Angka ini jauh di bawah dari kuota yang ada di Cilacap yakni, sebanyak 678.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf menjelaskan, dari sebanyak 8.342 orang yang lulus seleksi administrasi, ada sebanyak 8.122 orang yang hadir dalam ujian SKD di GOR Satria Purwokerto pada tanggal 2-5 November kemarin. Dan sebanyak 220 peserta tak hadir mengikuti ujian SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT).

“Dari 8.342 yang daftar yang tidak hadir ada 220 peserta. Dari jumlah itu yang lolos dari passing grade 368 orang. Atau hanya 4,5 persen. Jadi betul-betul murni,” ujarnya, pada Rakor Perangkat Daerah di Aula Jalabumi, Selasa (6/11/2018).

Padahal, formasi yang ada sebanyak 678, sedangkan yang lulus hanya sebanyak 368 orang saja. Karena itu, Sekda mengatakan, dalam waktu dekat Bupati akan konsultasi kepada pusat, agar kuota yang diminta bisa terpenuhi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Cilacap, Heroe Harjanto mengatakan, jika awalnya ditargetkan masing-msaing formasi ada 3 calon yang tersisa, atau tiga kali formasi. Sehingga nantinya, pada seleksi berikutnya akan mendapatkan hasil yang terbaik.

“Ternyata setengah formasipun tidak bisa dihadirkan,” ujarnya kemarin.
Sedikitnya peserta yang memenuhi passing grade ini, kata dia, juga terjadi di daerah lainnya. Tidak lolosnya pada peserta ini, kata dia, karena berguguran di soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Heru mengatakan, untuk kualitas pada peserta tidak diragukan lagi, akan tetapi memang standar yang ditentukan pemerintah pusat terlalu tinggi.

Ada tiga materi pada SKD yakni untuk jalur umum, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) passing grade yang dicapai 143, untuk tes intelegensia umum (TIU) mencapai 80, dan untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) sebesar 75.

“TKP nya terlalu sulit, passing grade-nya tinggi, harusnya tidak 143. SKD kali ini terlalu unik,” kata Heru.

Karena itu, pemkab akan meminta kepada pemerintah pusat agar ada kebijakan lainnya, sehingga kuota yang ada bisa terpenuhi secara keseluruhan. Pasalnya, pemkab juga sudah mengeluarkan anggaran dari APBD agar bisa terpenuhi kouta formasi CPNS. Akan tetapi, hasilnya tidak sesuai harapan.

“Kami akan usul, nanti agar ada kebijakan di kota atau kabupaten kota yang direncanakan bisa dipenuhi,” katanya.
Heroe belum mengetahui apa masih akan ada seleksi selanjutnya, bagi mereka yang sudah memenuhi passing grade ini. Nantinya akan dirapatkan kembali, terkait dengan seleksi selanjutnya. (ale)



Sumber   : Setelitepost

Editor      : Erik Stiyanto

 

Read more...

Rabu, 07 November 2018

Tujuh Fraksi Setuju, Raperda APBD 2019 Dibahas

Tujuh Fraksi Setuju, Raperda APBD 2019 Dibahas

 

 

HUMAS CILACAP. Tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD Kabupaten Cilacap setuju Rancangan Peraturan daerah Angggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019 segera dibahas.

Hal tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Cilacap, dengan agenda pandangan umum fraksi tentang Raperda APBD 2019, di ruang rapat lantai II, Senin (05/11)

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Adi Saroso ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Cilacap, Sekda Cilacap, Forkopimda, Kepala SKPD dan jajarannya, serta 28 anggota dewan.

Meski setuju untuk dibahas dalam komisi-komisi, tetapi terdapat sejumlah catatan dan pertanyaan yang diberikan anggota dewan pada pandangan umum fraksi. Catatan tersebut diantaranya, dalam penyusunan program di tahun anggaran 2019, harus disusun selaras dengan RPJMD tahun 2017-2022. Sehingga program dapat berjalan sesuai visi misi pembangunan jangka menengah, dengan terciptanya Cilacap yang semakin sejahtera secara merata.

Dalam Raperda APBD 2019 direncanakan dengan pendapatan sebesar Rp 2,609 triliun, dengan belanja dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 2,806 triliun. Dengan demikian Anggaran akan mengalami defisit sebesar Rp 196 miliar yang direncanakan akan ditutup dari perkiraan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun anggaran 2018.

Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicaranya Suheri, meminta kepada Pemkab untuk memperhitungkan secara cermat dan rasional dalam rencana menutupi anggaran defisit ini. Dengan mempertimbangkan perkiraan realisasi anggaran 2018, untuk menghindari kemungkinan adanya pengeluaran yang tidak dapat didanai akibat tidak tercapainya Silpa ini.

Selain itu juga terkait dengan Guru Tidak tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT PTT) yang beberapa kali melakukan aksi di Cilacap harus lebih diperhatikan. Jangan sampai mereka melakukan aksi mogok mengajar, yang bisa menyebabkan penyelenggaraan pendidikan lumpuh.

Fraksi Gerinda juga meminta agar Pemkab mencabut kebijakan linier dan tidak linier, karena kebijakan ini kami rasa tidak adil dan menyakiti hati GTT PTT, serta mengalokasikan anggaran cukup tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan GTT PTT.

Dalam pemandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Guntur Sucipto meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan GTT PTT di Cilacap, “Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan agar alokasi anggaran untuk GTT PTT sebesar Rp 72 miliar dapat direaliasikan pada tahun 2019 yang akan datang.

Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar pemerintah menargetkan PAD sebesar RP 1 triliun. Meskipun kata dia target ini tidak mudah direalisasi, tetapi hal ini bisa menjadi mimpi besar dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Pasalnya, masih banyak potensi yang bisa digali diantaranya potensi wisata.

Fraksi Partai Golongan Karya melalui juru bicaranya Helmi Bustomi juga meminta agar Pemkab terus mengoptimalkan potensi pendapatan, mulai dari pajak, retribusi, usaha jasa, pertanian, kehuanan, kelautan, pariwisata, dan pendayagunaan BUMD.

“Kerja, kerja, kerja. Indikator kinerja OPD penghasil PAD harus dikuatkan, dengan tidak menjalankan rutinitas di zona nyaman Selama ini kami cermati OPD masih normatif dalam melakukan optimalisasi dalam pencapaian target PAD,” ujar juru bicara Fraksi Golkar, Helmy Busthomi.

Begitu pula dengan pandangan fraksi lainnya dari Fraksi Persatuan Pembangunan dengan juru bicara Khoirul Anam, Fraksi Partai Amanat Nasional, dengan juru bicara Ririn Fajriyah, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dengan juru bicara A Muslikhin serta Fraksi Demokrat dengan juru bicara Suharyono, seluruhnya menyetujui agar Raperda APBD 2019 ini, bisa dibahas oleh komisi-komisi. (hromly)

 

Sumber   : Humas Cilacap

Editor      : Erik Stiyanto

Read more...

Kamis, 18 Oktober 2018

Inspektorat Temukan 630 Kasus Pengawasan

Inspektorat Temukan 630 Kasus Pengawasan.



CILACAP, SATELITPOST-Inspektorat Kabupaten Cilacap menemukan sebanyak 630 temuan pada pengawasan tahunan (PKTK) tahun 2017 dan semester I 2018. Dari jumlah temuan tersebut ada sebanyak 632 rekomendasi yang diberikan.
Inspektur Kabupaten Cilacap Imam Yudianto mengatakan ada pemeriksaan yang dilakukan, yakni di pemerintahan desa dan pemeriksaan SKPD.
Untuk temuan pemeriksaan desa di antaranya kurangnya volume pekerjaan pada pembangunan fisik, bendahara desa belum melaksanakan penatausahaan dan pertangungjwaban desa sesuai ketentuan, ada belanja di luar APBDes, pengadaan barang dan jasa belum semuai kententuan, dan juga mahalnya pengadaan barang dan jasa.
Sedangkan untuk temuan pada SKPD, di antaranya kekurangan volume pekerjaan pada beberapa kegiatan pembangunan fisik, tingginya harga pembayaran melebihi SSH, transaksi yang belum dipungut pajak, belanja dana BOS yang tidak sesuai peruntukannya, dan pertanggung jawaban dana yang tidak didukung dengan bukti yang memadai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf mengatakan, jika ingin mempertahankan opini BPK RI atas laporan keuangan pemerintah daerah, dengan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) maka pengelolaan APBD harus dilakukan sesuai dengan aturan perundangan.
“Kita sudah WTP, tetapi memang ada catatannya. Mudah-mudahan tahun depan tetap mendapatkan WTP yang sempurna. Dalam artian bahwa catatan ini bisa dihilangkan, dan kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang kembali,” ujarnya, Selasa (16/10) kemarin usai Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda).
Larwasda ini digelar untuk memberikan informasi tentang hasil-hasil pemeriksaan oleh Aparat Pengawasan Fungsional kepada Publik, dan memberikan gambaran hasil pemeriksaan tahun 2017 dan Semester I tahun 2018. Sekaligus untuk mempercepat proses penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan. Selain itu menjadi evaluasi bagi para SKPD untuk lebih siap lagi pada pemeriksaan selanjutnya. Sehingga kedepan tidak banyak lagi catatan dari BPK.
“Untuk tindak lanjut dari temuan kita sudah 91 persen, dan tertinggi di Jawa Tengah. Mudah-mudahan tidak ada lagi temuan kedepannya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan selama 2 tahun terakhir yaitu Tahun 2016 dan tahun 2017 Pemkab Cilacap memperoleh WTP dari BPK RI atas LKPD. Dengan diperolehnya Opini WTP menunjukan bahwa pengelolaan keuangan sudah semakin baik. Meskipun demikian, semuanya tidak boleh terlena, karena masih harus melakukan perbaikan-perbaikan pada catatan-catatan.
“Seluruh pejabat harus terus mengawal dengan baik dan serius dalam melaksanakan pengelolaan keuangan, sehingga Opini WTP atas LKPD Kabupaten Cilacap di tahun-tahun mendatang dapat diraih kembali,” katanya.
Bupati menyampaikan pengawasan yang dilaksanakan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), bukanlah upaya untuk mengungkapkan kesalahan dan menjatuhkan SKPD atau Unit kerja tertentu. Justru membantu SKPD atau Unit kerja agar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selalu berada pada jalurnya, dan dilaksanakan sesuai dengan rencana dan alokasi anggaran yang telah ditetapkan.
“Jadi setiap SKPD dan Unit kerja agar bersikap proaktif terhadap jika ada pengawasan yang dilakukan oleh APIP. Dan kepada Kepala SKPD untuk segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan dari APIP maupun hasil pemeriksaan BPK RI,” katanya.
Larwasda ini diikuti sebanyak 125 orang yang terdiri dari para Kepala OPD di jajaran Pemkab Cilacap, pimpinan perusda, camat, kepala desa, dan dinas instansi terkait. Selain itu juga dihadiri Wakil Bupati, Syamsul Auliya Rahman, Ketua DPRD, Ketua Komis A DPRD, Sekretaris Daerah Drs Farid Maruf MM, para Assisten Sekda, Inspektur Pembantu Wilayah II, Basuki Budi Santoso selaku penyelenggara. (ale)



Sumber   : Satelitepost

Editor     : Erik Stiyanto
Read more...

Rabu, 17 Oktober 2018

Kontingen Porprov Kabupaten Cilacap, ditarget masuk 10 besar Jawa Tengah


Kontingen Porprov Kabupaten Cilacap, ditarget masuk 10 besar Jawa Tengah

 


HUMAS CILACAP. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, melepas sejumlah 269 atlet Kabupaten Cilacap yang akan berlaga pada Pekan Olah Raga Provinsi/Porprov Jawa Tengah 2018.

Pelepasan yang berlangsung di pendopo Wijayakusuma Cilacap, dihadiri Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Drs. Farid Maruf, MM, para atlet Porprov, pelatih, offisial, dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap.

Menurut Ketua Koni Kabupaten Cilacap, Didik Rahmadi, kontingen Kabupaten Cilacap yang berlaga pada Porprov 2018, seluruhnya berjumlah 381 orang terdiri dari 269 orang atlet dan pelatih, ditambah offisial, panita dan driver.

Mereka para atlet Cilacap akan berlaga pada 33 cabang olahraga yang dipertadingkan di ajang Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Tengah, akan berlangsung dari tanggal 19 hingga 25 Oktober di Surakarta.

Didik menambahkan, pada gelaran porprov ini, Koni mentargetkan 19 medali emas dan Kontingen Kabupaten Cilacap masuk dalam rangking 10 besar di tingkat Jawa Tengah. Cabang Olahraga yang diharapkan mampu mendulang emas, diantaranya dayung, panahan, dan beberapa cabang olahraga beladiri, ujar Didik.

33 cabang olahraga yang diikuti kotingen Cilacap antara lain, Aeromodeling, menembak, anggar, angkat berat, panjat tebing, senam, pencak silat, atletik, renang, bilyard, panahan, footsal, bridge, sepak takraw, bulu tangkis, sepeda, catur, selam, dayung, taekwondo, drumband, tennis lapangan, golf, tennis meja, karate, tinju, kempo dan wushu.

Kepada para atlet yang berprestasi, Pemkab dan Koni menyediakan sejumlah bonus. Peraih medali emas diberikan bonus sebesar Rp. 30 juta.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji kepada para atlet porprov menyampaikan, ajang pekan olahraga Provinsi Jawa Tengah ini merupakan event yang penting, untuk menunjukan kemampuan para atlet Cilacap.

Apabila pada Porprov tahun 2013 di Purwokerto, lanjut Bupati, kontingen Porprov Kabupaten Cilacap berhasil memperoleh 10 mendali emas, 20 mendali perak dan 33 mendali perunggu sehingga berada di peringkat 17, maka pada Porprov tahun 2018 ini  kontingen Porprov Kabupaten Cilacap diharapkan  bisa menambah perolehan mendali sehingga dapat masuk 10 besar, atau bahkan menjadi juara umum. (hromly)


Sumber   : Humas Cilacap

Editor     :  Erik Stiyanto
Read more...

Jumat, 05 Oktober 2018

Steril dari Pelacuran, Satpol PP Rutin Lakukan Patroli.

Steril dari Pelacuran, Satpol PP Rutin Lakukan Patroli.


Pemasangan banner pengumuman dan imbauan terkait penutupan serta pelarangan prostitusi atau pelacuran di Kelurahan Cilacap, Selasa (25/9).Istimewa


CILACAP, Satpol PP Kabupaten Cilacap memastikan kawasan Kampung Baru khusunya RT 6 dan RT 8 RW 13 Kelurahan Cilacap tidak lagi digunakan sebagai tempat prostitusi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satpol PP Cilacap Ditiasa Pradipta melalui Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Rohwanto, Rabu (03/10). Menurutnya, investigasi sudah dilakukan termasuk memberikan Surat Peringatan (SP) satu hingga tiga. Dengan batas waktu hingga tanggal 01 Oktober 2018.

Seperti yang diketahui sebelumnya pemasangan spanduk imbauan atau pengumuman telah dilakukan bersama dengan Forkompimcam terkait dengan menutup dan melarang kegiatan prostitusi dan pelacuran di Kampung Baru.

“Dengan adanya SP dan pemasangan spanduk itu berjalan efektif, katakanlah yang sering kesitu dengan membaca itu sekarang sudah tidak ada aktivitas,” katanya.

Kendati demikian apabila setelah SP 3 ini masih ditemukan atau didapati beroperasi akan tetap dilakukan penindakan. Katakanlah tangkap tangan, apabila hal tersebut terjadi bisa dilakukan penyegelan. Pemantauan juga trus dilakukan oleh Satpol PP Cilacap baik terbuka maupun tertutup.

“Kelihatanya mereka juga memahami ketentuan itu. Kita juga pantau, monitor dan patroli terus, juga sudah sepakat dengan Forkompim dan masyarakat sekitar untuk mendukung. Manakala ada info, kita lakukan tindakan,” katanya. (and)

Sumber    : satelitepost.com
Editor       : Erik Stiyanto

Read more...

Kamis, 04 Oktober 2018

Ribuan GTT / PTT Cilacap Gelar Istighosah dan Bakti Sosial.

Ribuan GTT / PTT Cilacap Gelar Istighosah dan Bakti Sosial.




CILACAP - Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT / PTT) Kabupaten Cilacap menggelar Istighosah Akbar, di Alun Alun Cilacap, Kamis (4/10/2018). Acara yang dirangkai pemberian santunan anak yatim dan korban bencana alam di Palu - Donggala tersebut, diikuti lebih dari 4.000 GTT / PTT.


Sekitar pukul 09.00 WIB, massa mulai berkumpul di Lapangan Eks Batalyon 405 Cilacap. Selanjutnya mereka berjalan kaki dan tiba di Alun-Alun Cilacap sekitar pukul 09.50 WIB. Istighosah massal dimulai pukul 10.35 WIB, dipandu KH. Mislakhudin salah satu pimpinan Ponpes di Kelurahan Lomanis Cilacap. 


Turut hadir, Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, Sekda Farid Maruf, Kepala Dinas P dan K Cilacap Warsono, unsur Forkopimda, dan juga beberapa undangan. Imam Masjid Agung Darussalam Cilacap, KH. Muslikhun Ashari dalam tausiyahnya memotivasi GTT / PTT untuk senantiasa dekat dengan Allah Swt. 


“Kita memberi kesempatan pada kita untuk memohon kepada Allah SWT dengan cara menjalankan ibadahnya dan menjalankan perintahnya. Doa sekecil apapun mudah-mudahan Allah SWT akan mengabulkan harapan kita, ”katanya.


Acara dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim, dan bakti sosial membantu korban gempa Lombok dan Palu. Ketua FK GTT / PTT Kabupaten Cilacap, Sulthoni mengapresiasi keikhlasan peserta yang terlibat dalam kegiatan ini.


“Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan GTT / PTT. Sementara kekurangan, mereka rela menyisihkan sebagian rejekinya untuk bakti sosial ini ”, kata Sulthoni.


Dalam kesempatan ini, FK GTT / PTT Cilacap juga menyampaikan aspirasinya. Antara lain peningkakan kesejahteraan GTT / PTT, baik linier maupun non linier. Mereka juga membahas Pemkabaruan Perda dan Perbub tentang frekuensi dan kesadaran GTT / PTT SD dan SMP Negeri. (Dony / kominfo)


Foto: Ribuan GTT / PTT Cilacap melakukan istighosah massal di Alun-Alun Cilacap.



Sumber     : cilacapkab.com

Editor         : Erik Stiyanto

Read more...

Selasa, 02 Oktober 2018

Kapolda Jateng dan Pangdam Diponegoro Pimpin Apel 3 Pilar.

Kapolda Jateng dan Pangdam Diponegoro Pimpin Apel 3 Pilar.



Kepala Kepolsian Daerah Jawa tengah Irejn Pol Condro Kirono beserta Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto memimpin apel 3 Pilar yang dilakasnakan di Mapolres Cilacap Selasa (2/10/2018). 

Apel dihadiri oleh 700 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan pemerintah daerah Kabupaten Cilacap yang terdiri dari Camat, lurah dan kepala desa se Kabupaten Cilacap.

Sebagai bentuk netralitas Polri, TNI dan ASN perwakilan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perwakilan kepala desa mengucapkan ikrar netralitas dan siap mendukung dalam Pileg dan Pilpres 2018 dengan ditirukan oleh seluruh peserta apel.

Kesempatan pertama dalam sambutanya Kapolda mengapresiasikan keberadaan  3 pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa   lurah dan kepala desa yang  sudah mendedikasikan tugas nya mengabdi kepada masyarakat
“Yang menjadi Bhabinkamtibmas Babinsa Lurah dan Kepala Desa adalah sosok yang baik yang sudah teruji  sebagai pemimpin terdepan atau ujung tombak yang tajam pemikirannya, hati nuraninya yang bisa memberikan keteladanan kepada masyarakat” ungkap Kapolda

Menurut Kapolda unsur 3 pilar nanti diharapkan bisa merebut simpati dan hati rakyat yang ada diwilayahnya  dengan memberikan pelayaan yang baik sehingga rakyat percaya akan keberadan 3 pilar.  

Netralitas Polri TNI dan ASN saat memberian pelayanan dan pengamanan saat Pilres dan Pileg menjadi harapan masyarakat  sehingga kepercayaan masyarakat akan semakin tinggi dan keadilan dalam berdemokrasi akan terwujud.

Mengakhiri sambutanya Kapolda berharap kepada 3 pilar  bersama tokoh masyarakat dan ulama bisa menjadi radiator pendingin di masyarakat atau sebagai cooling system saat politik memanas melalui kegiatan olah raga, sosial kesenian dan kebudayaan sehingga situasi lebih mencair.

Pada sambutan yang kedua Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto mengatakan bahwa tujuan dari apel 3 pilar ini adalah untuk sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah dan Kepala Desa sehingga terbentuk soliditas antara ketiganya dalam  menyelesaikan secara dini permasalahan yang timbul sehingga kondusifitas di kewilayah bisa tercapai.

“Jika 3 pilar disinerjikan dalam bentuk kegiatan sehari hari maka segala permasalahan akan mudah tertangani dan kondusifitas wilayah akan terwujud” kata Pangdam.

Mengakhiri kegiatan apel 3 Pilar dilakuakan kegiatan foto bersama sebagai wujud kebersamaan antar Polri, TNI dan unsur pemerintah kabupaten Cilacap. 


(Humas Polres Cilacap)
Read more...